Penerapan SWIFT Pada Industri Berbeda

Deskripsi:

Setiap industri memiliki karakteristik bahaya dan risiko yang berbeda. Penerapan Structured What-If Technique (SWIFT) dapat membantu mengidentifikasi potensi risiko spesifik, baik di sektor konstruksi, manufaktur, migas, kelistrikan, maupun industri lainnya. Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari bagaimana SWIFT diadaptasi sesuai dengan kebutuhan industri, cara menyusun tabel SWIFT, serta mengintegrasikannya ke dalam sistem manajemen K3. Dengan pendekatan ini, organisasi dapat meningkatkan efektivitas identifikasi risiko dan pengendalian bahaya secara lebih tepat sasaran.

Tujuan Pelatihan:

  • Memberikan pemahaman dasar tentang penerapan SWIFT pada berbagai jenis industri.

  • Melatih peserta mengidentifikasi potensi bahaya dengan metode “What If…?” sesuai konteks kerja.

  • Membekali keterampilan dalam menyusun dan menggunakan tabel SWIFT.

  • Mengajarkan cara mengintegrasikan hasil analisis SWIFT ke dalam sistem K3 dan manajemen risiko organisasi.

  • Mendorong penerapan SWIFT secara efektif untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih aman dan efisien.

 

 

Dokumen selengkapnya dapat diakses pada link PDF berikut : 

Penerapan SWIFT Pada Industri Berbeda (Pdf).